Aqiqah Anak Laki-Laki Berapa Kambing? Ini Penjelasan Lengkapnya
Hosen · 6 September 2026 · 5 dilihat

Aqiqah anak laki-laki berapa kambing? Pertanyaan ini sering muncul dari orang tua yang baru mendapatkan karunia seorang putra. Dalam Islam, jumlah kambing untuk aqiqah anak laki-laki memang memiliki ketentuan yang dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ.
Berdasarkan hadits tentang aqiqah, anak laki-laki dianjurkan diaqiqahi dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing. Ketentuan ini menjadi salah satu bagian penting dalam memahami aqiqah sesuai sunnah Rasulullah ﷺ.
Namun, selain mengetahui jumlah kambing, orang tua juga perlu memahami hukum aqiqah, syarat hewan yang digunakan, waktu pelaksanaan, serta tata cara aqiqah anak laki-laki agar ibadah dapat dilakukan dengan benar.
Aqiqah Anak Laki-Laki Berapa Kambing?
Jawaban singkatnya: dua ekor kambing.
Dasarnya adalah sabda Rasulullah ﷺ:
"Untuk anak laki-laki dua kambing yang sepadan dan untuk anak perempuan satu kambing."
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa'i)
Hadis tersebut merupakan dalil aqiqah anak laki-laki yang menjadi dasar bagi mayoritas ulama mengenai jumlah hewan aqiqah.
Dengan demikian, ketentuan yang umum dijelaskan dalam fikih adalah:
Jenis Kelamin Anak
Jumlah Kambing
Anak laki-laki
2 ekor
Anak perempuan
1 ekor
Jadi, apabila Anda bertanya “aqiqah anak laki-laki berapa kambing?”, jawabannya adalah dua ekor kambing yang sepadan, berdasarkan hadis Nabi ﷺ.
Hadits Aqiqah Anak dan Dalilnya
Terdapat beberapa hadits aqiqah anak yang menjelaskan mengenai ibadah ini.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama."
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa'i)
Hadis ini menjadi dasar mengenai beberapa sunnah aqiqah, yaitu penyembelihan hewan, mencukur rambut bayi, dan pemberian nama.
Hadis lainnya menjelaskan perbedaan jumlah kambing antara anak laki-laki dan perempuan:
"Untuk anak laki-laki dua kambing yang sepadan dan untuk anak perempuan satu kambing."
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa'i)
Inilah yang menjadi dalil aqiqah anak perempuan sekaligus dalil mengenai jumlah kambing untuk anak laki-laki.
Mengapa Anak Laki-Laki Dua Kambing?
Islam menetapkan ketentuan yang berbeda antara anak laki-laki dan perempuan dalam jumlah hewan aqiqah berdasarkan hadis Nabi ﷺ.
Para ulama menerima adanya ketentuan dua kambing untuk anak laki-laki dan satu kambing untuk anak perempuan sebagai bentuk tuntunan yang berasal dari sunnah.
Namun, orang tua tidak perlu mencari-cari alasan di luar dalil untuk menetapkan ketentuan tersebut. Sebagai seorang Muslim, mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ merupakan bagian dari menjalankan ibadah.
Karena itu, aqiqah menurut sunnah untuk anak laki-laki adalah dengan dua kambing apabila orang tua memiliki kemampuan.
Hukum Aqiqah untuk Anak Laki-Laki
Hukum aqiqah untuk anak laki-laki menurut mayoritas ulama adalah sunnah muakkadah bagi orang tua yang mampu.
Aqiqah bukan kewajiban yang harus dilakukan dalam kondisi apa pun.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa di antara kalian ingin menyembelihkan (aqiqah) untuk anaknya, maka hendaklah ia melakukannya."
(HR. Abu Dawud dan An-Nasa'i)
Hadis ini menunjukkan adanya anjuran sekaligus memberikan ruang bagi orang yang tidak mampu.
Karena itu, jika keluarga belum memiliki kemampuan finansial untuk menyediakan dua ekor kambing, jangan sampai aqiqah membuat kebutuhan pokok keluarga terganggu.
Hukum Aqiqah untuk Anak Perempuan
Hukum aqiqah untuk anak perempuan pada dasarnya sama, yaitu sunnah muakkadah menurut mayoritas ulama bagi orang tua yang mampu.
Perbedaannya terdapat pada jumlah kambing.
Untuk anak perempuan dianjurkan satu ekor kambing, berdasarkan hadis Rasulullah ﷺ.
Dengan demikian:
Anak laki-laki → dua kambing.
Anak perempuan → satu kambing.
Perbedaan tersebut merupakan ketentuan yang bersumber dari sunnah.
Syarat Kambing Aqiqah
Menentukan jumlah kambing saja belum cukup. Orang tua juga perlu memperhatikan syarat kambing aqiqah.
Hewan yang digunakan sebaiknya merupakan kambing atau domba yang sehat dan layak untuk disembelih.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Hewan Sehat
Kambing sebaiknya dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan penyakit yang jelas.
2. Tidak Memiliki Cacat yang Mengurangi Kelayakan
Hewan yang memiliki cacat serius sebaiknya tidak digunakan untuk aqiqah.
Prinsip mengenai kualitas hewan sembelihan juga dapat dilihat dalam pembahasan hewan kurban, meskipun aqiqah dan kurban merupakan dua ibadah yang berbeda.
3. Memenuhi Ketentuan Umur
Kambing atau domba perlu memenuhi batas usia yang dipersyaratkan dalam fikih penyembelihan.
Karena rincian umur dapat berbeda berdasarkan jenis hewan dan pendapat ulama, orang tua sebaiknya memastikan penyedia aqiqah menggunakan hewan yang memenuhi standar syariat.
4. Sumber Hewan Jelas
Jika menggunakan jasa aqiqah, tanyakan dari mana kambing diperoleh dan bagaimana kondisi pemeliharaannya.
Hal ini penting agar kambing untuk aqiqah benar-benar layak dan proses ibadah dapat dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Tata Cara Aqiqah Anak Laki-Laki
Setelah memahami jumlah kambing dan syaratnya, berikut tata cara aqiqah anak laki-laki yang dapat dijadikan panduan.
1. Menentukan Waktu
Waktu yang paling utama untuk aqiqah adalah hari ketujuh setelah kelahiran.
Hal tersebut berdasarkan hadis Nabi ﷺ yang menyebutkan penyembelihan pada hari ketujuh, disertai pencukuran rambut dan pemberian nama.
Apabila belum dapat dilaksanakan pada hari ketujuh, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai pelaksanaan pada hari-hari berikutnya.
2. Menyiapkan Dua Ekor Kambing
Untuk anak laki-laki, siapkan dua ekor kambing yang memenuhi ketentuan.
Hadis Nabi ﷺ menyebutkan dua kambing yang sepadan.
3. Melakukan Penyembelihan
Penyembelihan dilakukan sesuai ketentuan syariat, termasuk menyebut nama Allah dan memperlakukan hewan dengan baik.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan terhadap segala sesuatu. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik."
(HR. Muslim)
Hadis tersebut mengajarkan pentingnya memperhatikan ihsan dalam proses penyembelihan.
4. Mencukur Rambut Bayi
Mencukur rambut bayi merupakan bagian yang disebutkan dalam hadis aqiqah.
Lakukan pencukuran dengan hati-hati agar tidak melukai kulit kepala bayi.
5. Memberikan Nama
Aqiqah juga berkaitan dengan pemberian nama anak.
Orang tua dianjurkan memberikan nama yang memiliki makna baik.
6. Mengolah dan Membagikan Daging
Daging kambing aqiqah dapat diolah menjadi makanan kemudian dibagikan kepada keluarga, kerabat, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan.
Dalam praktik masyarakat Indonesia, makanan aqiqah biasanya dibagikan dalam bentuk nasi kotak atau paket makanan.
Tata Cara Aqiqah Anak Perempuan
Pada dasarnya, tata cara aqiqah anak perempuan hampir sama dengan anak laki-laki.
Perbedaan utamanya adalah jumlah kambing.
Untuk anak perempuan dianjurkan satu ekor kambing.
Tahapannya meliputi:
Menentukan waktu aqiqah.
Menyiapkan satu kambing.
Memastikan hewan sehat dan layak.
Melakukan penyembelihan sesuai syariat.
Mencukur rambut bayi.
Memberikan nama yang baik.
Mengolah dan membagikan daging.
Dengan demikian, baik aqiqah anak laki-laki maupun perempuan sama-sama merupakan ibadah yang bertujuan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak.
Apakah Harus Dua Kambing untuk Anak Laki-Laki?
Secara aqiqah sesuai sunnah Rasulullah ﷺ, jumlah yang dianjurkan untuk anak laki-laki adalah dua ekor kambing.
Namun, kemampuan orang tua juga perlu diperhatikan.
Jika orang tua tidak mampu, jangan sampai aqiqah membuat keluarga terlilit utang atau kebutuhan dasar anak dan keluarga tidak terpenuhi.
Mayoritas ulama memandang aqiqah sebagai sunnah muakkadah, bukan kewajiban mutlak.
Karena itu, ibadah sunnah seharusnya dilaksanakan dengan kemampuan dan tanpa menimbulkan mudarat bagi keluarga.
Apakah Boleh Menggunakan Jasa Aqiqah?
Boleh menggunakan jasa aqiqah untuk membantu proses penyediaan kambing, penyembelihan, memasak, hingga distribusi makanan.
Justru bagi orang tua yang sibuk mengurus bayi, layanan aqiqah dapat membantu membuat proses lebih praktis.
Namun, pastikan penyedia jasa transparan mengenai:
Jenis dan kondisi hewan.
Jumlah kambing.
Proses penyembelihan.
Pengolahan makanan.
Jumlah paket.
Distribusi makanan.
Harga dan layanan yang diterima.
Dengan begitu, orang tua dapat menjalankan aqiqah menurut sunnah dengan lebih tenang.
Pesan Aqiqah Anak Laki-Laki melalui Syaria.id
Jika Anda sedang mempersiapkan aqiqah untuk putra Anda, Syaria.id menyediakan layanan aqiqah yang dapat membantu memudahkan proses dari penyediaan hewan hingga pengolahan dan distribusi makanan. Tersedia jasa paket aqiqah untuk kota-kota besar seperti jasa aqiqah Bogor, jasa aqiqah Jakarta, jasa aqiqah Tangerang
Anda tidak perlu repot mencari kambing sendiri, mengatur penyembelihan, memasak, dan menyiapkan paket makanan.
Ingin melaksanakan aqiqah anak laki-laki dengan lebih praktis? Pesan layanan aqiqah melalui aplikasi Syaria.id dan pilih paket sesuai kebutuhan keluarga.
Kesimpulan
Aqiqah anak laki-laki berapa kambing? Berdasarkan hadits Nabi Muhammad ﷺ, jumlah yang dianjurkan adalah dua ekor kambing yang sepadan. Sedangkan untuk anak perempuan adalah satu ekor kambing.
Ketentuan ini merupakan dalil aqiqah anak laki-laki dan dalil aqiqah anak perempuan yang menjadi dasar dalam pembahasan fikih aqiqah.
Selain jumlah kambing, orang tua juga perlu memperhatikan syarat kambing aqiqah, proses penyembelihan, waktu pelaksanaan, pencukuran rambut, pemberian nama, serta pembagian daging.
Menurut mayoritas ulama, hukum aqiqah untuk anak laki-laki maupun perempuan adalah sunnah muakkadah bagi orang tua yang mampu.
Dengan memahami sunnah aqiqah dan melaksanakannya sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ, orang tua dapat menjadikan aqiqah bukan sekadar acara syukuran, tetapi sebagai ibadah dan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas amanah seorang anak.
FAQ Aqiqah Anak Laki-Laki
1. Aqiqah anak laki-laki berapa kambing?
Aqiqah anak laki-laki dianjurkan dengan dua ekor kambing yang sepadan, berdasarkan hadits Nabi ﷺ yang diriwayatkan Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa'i.
2. Aqiqah anak perempuan berapa kambing?
Aqiqah anak perempuan dianjurkan dengan satu ekor kambing berdasarkan hadits Nabi ﷺ.
3. Apa dalil jumlah kambing aqiqah?
Dalilnya adalah hadits Nabi ﷺ yang menyebutkan bahwa untuk anak laki-laki dua kambing yang sepadan dan untuk anak perempuan satu kambing. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa'i.
4. Apa hukum aqiqah untuk anak laki-laki?
Menurut mayoritas ulama, hukum aqiqah untuk anak laki-laki adalah sunnah muakkadah bagi orang tua yang mampu.
5. Apa hukum aqiqah untuk anak perempuan?
Hukum aqiqah untuk anak perempuan juga sunnah muakkadah menurut mayoritas ulama bagi orang tua yang memiliki kemampuan.
6. Kapan waktu terbaik untuk aqiqah?
Waktu yang paling utama adalah hari ketujuh setelah kelahiran anak, berdasarkan hadits Nabi ﷺ.
7. Apa saja syarat kambing aqiqah?
Kambing aqiqah sebaiknya sehat, layak disembelih, tidak memiliki cacat yang mengurangi kelayakannya, serta memenuhi ketentuan umur hewan menurut fikih.
8. Apakah daging aqiqah boleh dimakan keluarga?
Boleh. Daging aqiqah dapat dimakan oleh keluarga dan dibagikan kepada kerabat, tetangga, serta masyarakat.
9. Apakah aqiqah harus dilakukan dengan pesta besar?
Tidak. Aqiqah dapat dilaksanakan secara sederhana. Yang terpenting adalah penyembelihan dilakukan sesuai ketentuan syariat dan ibadah diniatkan sebagai aqiqah.
10. Apakah boleh menggunakan jasa aqiqah?
Boleh. Menggunakan jasa aqiqah dapat membantu orang tua dalam penyediaan kambing, penyembelihan, pengolahan makanan, dan distribusi daging selama prosesnya dilakukan sesuai ketentuan syariat.


